Cara Membuat Tanaman Hidroponik yang Sederhana Untuk Pemula

Tanaman Hidroponik – Tahukah kamu bahwa di Indonesia saat ini sudah banyak loh yang membuat tanaman hidroponik nya sendiri di rumah. Dan terkadang hasil dari menanamnya ini bisa menghidupi keluarganya jika digeluti dengan rasa bahagia.

Teknik cara menanam tanaman hidroponik ini menggunakan media air yang betujuan untuk kamu-kamu yang baru memulai dan mengenal tanaman hidroponik dan ingin menanam beberapa sayuran hidroponik contohnya cabe, kangkung, tomat, dan lain-lain.

Dalam praktek teknik hidroponik ini tidak akan memerlukan barang-barang ataupun bahan ideal yang sulit untuk didapatkan. Tetapi hanya memanfaatkan apa yang ada disekitar kita seperti botol bekas, botol gantung dan media tanam sederhana lainnya, sehingga sangat membantu kamu yang baru banget belajar.

Budidaya Tanaman Hidroponik

Tanaman Hidroponik
Pinterest.com

Sebelum kita membahas jauh gimana cara menanam tanaman hidroponik yang sederhana alangkah baiknya kita tahu terlebih dahulu apa itu bertanam hidroponik.

Secara sederhana sebenarnya asal kata dari budidaya hidroponik adalah metode budidaya tanaman tanpa menggunakan air, tetapi menggunakan air atau larutan mineral yang mengandung nutrisi yang diperlukan oleh tanaman dan bahan lainnya. Sebagai pengganti media tanah yang mengandung beberapa unsur hara seperti sabut kelapa, serat mineral, pasir, pecahan genteng atau batu bata, serbuk kayu dan bahan lainnya.

Inilah beberapa kelebihan menanam tanaman hidroponik diantaranya:

Bertanam Tanaman Hidroponik Lebih Hemat

Bertanam hidroponik itu terbukti lebih hemat dibandingkan dengan menanam tanaman dengan cara konvensional di atas tanah karena tidak perlu menyiram air setiap hari karena larutan nutrisi atau medianya yang digunakan sudah dapat menampung di dalam wadah yang siap dipakai, sehingga kamu hanya perlu melakukan kontrol saja setiap harinya.

Memaksimalkan Lahan Terbatas

Bertanam tanaman hidroponik sebenarnya dapat memaksimalkan lahan terbatas karena tidak membutuhkan lahan yang begitu banyak, bahkan media tanamannya dapat dibuat secara bertingkat.

Ramah Lingkungan

Bertanaman tanaman hidroponik terbukti sangat ramah lingkungan karena tidak menggunakan pestisida atau obat hama yang dapat merusakan keadaan tanah. Menggunakan air 1/20 dari tanaman biasa, dan mengunragi CO2 karena tidak diperlukannya kendaraan ataupun mesin.

Tidak Merusak Tanah

Tanaman hidroponik ini tidak akan merusakan tanah karena tidak menggunakan media tanah dan tidak memerlukan tempat yang begitu luas.

Bisa Dikonsumsi Secara Keseluruhan

Hasil dari tanaman hidroponik ini dapat dikonsumsisi secara keseluruhan termasuk akar karena bebas dari kotoran dan hama.

Pertumbuhannya dapat Dikontrol

Dapat diperiksa akar tanaman dengan sangat jelas baik itu secara periodik guna mengontrol hasil pertumbuhan tanaman tersebut.

Pertumbuhan Lebih Cepat

Akibat dari kontrol yang begitu baik pertumbuhan tanaman hidroponik ini lebih cepat dan kualitas dari tanamannya pun dapat dikontrol dengan baik pula.

Tidak Tergantung Musim

Menanam tanaman hidroponik itu tidak tergantung musim, karena hal itu dapat ditanam kapan saja sesuai dengan kemauan kita.

Hemat Pemakaian Pupuk

Menanam hidroponik dapat mengurangi atau menghemat pemakaian pupuk.

Tidak Perlu Banyak Tenaga

Menanam secara hidroponik tidak perlu banyak tenaga dalam mengerjakannya.

Lingkungan Bersih

Lingkungan tempat bertanam hidroponik ini lebih cenderung lebih bersih ketimbang bertanam di atas tanah.

Jarang Terkena Hama

Tanaman hidroponik jarang memiliki masalah dengan hama dan penyakit tanaman yang disebabkan oleh bakteri, ulat dan cacing nematoda yang banyak menyerang tanaman di dalam tanahm

Tempat Menanam Lebih Fleksibel

Lahan tempat menanam hidroponik ini lebih fleksibel, dapat ditanam dimana saja seperti di dalam rumah atau di pekarangan yang sudah di paving gitu.

Jenis-Jenis Tanaman Hidroponik

Selada

Tanaman Hidroponik
cookpad.com

Selada adalah salah satu sayuran yang dapat ditanam secara hidroponik. Karenam selada sendiri dapat tumbuh sangat suubur ketika ditanam dengan metode hidroponik. Selain itu, selada juga mudah merawatnya sehingga tidak memakan waktu yang lama. Saat bibit selada disemai, dalam waktu seminggu kemudian akan tumbuh dua lembar daun selada. Pertumbuhan selada akan semakin cepat jika dipindahkan ke media utama dan diberi nutrisi air.

Timun

Tanaman Hidroponik
splendidtable.org

Timun juga dapat ditanam dengan metode hidroponik, tetapi dibutuhkan perhatian yang ekstra agar timun ini berhasil tumbuh dengan cepat dan subur. Timun yang ditanam dengan teknik ini membutuhkan asupan cahaya yang sangat baik. Jadi, saat kamu menanam timun ini sangat penting untuk memastikan cahaya yang diperoleh oleh timun cukup.

Paprika

Tanaman Hidroponik
countingourveggies.com

Paprika adalah tanaman hortikultura yang memiliki jenis sayuran yang mudah dan cepat mengalami pertumbuhan. Penggunaan paprika sendiri untuk menyedapkan rasa makan atau bahan dasar pada masakan luar negeri yang berbasis sayuran.

Paprika juga merupakan jenis tanaman hidroponik yang menguntungkan loh. Dalam pembudidayaannya paprika termasuk tanaman yang sulit dikembangan secara konvensional di tanah, tidak seperti jenis cabai yang lainnya contohnya cabai rawait, cabai merah, dan cabai keriting. Tetapi, untuk sekarang kendala tersebut sudah dapat ditangani dengan menggunakan teknik hidroponik.

Tomat

Tanaman Hidroponik
beabeeinc.com

Tomat juga salah satu tanaman hidroponik yang dapat dibudidayakan. Tanaman berjenis sayur ini modal utamanya dan bahkan penentu seberapa besar keberhasilannya hanyalah kemauan dan semangat dalam mencoba.

Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan dalam bercocok tanam tomat secara hidroponik. Yaitu yang harus perhatikan adalah pemilihan bibit tomat yang baik. Bibit tomat dapat kamu beli di toko pertanian, kamu dapat membeli bibit unggul agar hasil panennya memuaskan.

Langkah berikutnya, kamu harus melakukan penyemaian benih tomat yang sudah dibeli tadi. Gunakan pula media tanam contohnya serbuk sabut kelapa dan berikan perawatan rutin sehingga umurnya mencapai satu bulan dan siap untuk ditanam.

Strawberry

Tanaman Hidroponik
bonnieplants.com

Strawberry adalah buah yang sangat terkenal, siapa yang tak tahu strawberry. Kamu dapat menjumpai strawberry yang masih fresh di dataran tinggi dan bersuhu dingin seperti pegunungan.

Oh iya, perlu kamu ketahui juga bahwa sekarang ini strawberry juga termasuk buah yang dapat ditanam secara hidroponik. Sudah banyak loh petani-petani Indonesia yang berilah dari sistem bercocok tanam konvensional ke sistem hidroponik dengan sistem tetes yang lebih mudah dan praktis perawatannya.

Sawi

Tanaman Hidroponik
bonnieplants.com

Sawi juga termasuk sayur yang banyak digemari oleh masyarakat, karena sayur ini dapat diaplikasikan dalam berbagai jenis makanan. Sawi juga dapat ditanam dengan cara hidroponik dan tidak memerlukan perawatan yang rumit sehingga sangat mudah menanam sawi menggunakan sistem hidroponik.

Kangkung

Tanaman Hidroponik
riaubertuah.co

Sayuran satu ini juga sangat cocok ditanam dengan sistem hidroponik. Selain rasanya yang lezat setelah diolah, kangkung juga memiliki manfaat yang baik untuk manusia yaitu membantu mengatasi susah tidur ataupun insomnia.

Cara Menanam Tanaman Hidroponik untuk Pemula

Tanaman Hidroponik
t5fixtures.com

Di bawah ini dua cara bertanam tanaman hidroponik untuk para pemula yang paling sederhana dan sangat mudah dipraktekkan:

1. Menggunakan Cara NFT (Nutrient Film Technique)

Cara ini sangat populer dan paling banyak digunakan. Teknik yang satu ini memiliki konsep dasar menanam tanaman dengan posisi akar berbeda pada bagian lapisan nutrisi yang dangkal, alias tidak terlalu dalam. Tetapi, kamu juga harus memastikan sirkulasinya berjalan dengan lancar sehingga oksigen dan nutrisinya juga berjalan lancar.

Peralatan yang paling dibutuhkan untuk menanam dengan sistem NFT adalah tangki sebagai penampung, pipa, dan pompa. Cara membuat tempatnya untuk menanam dengan cara ini adalah, dengan menyusun pipa yang sudah diberi lubang untuk tempat tumbuhannya dengan bak penampung di bagian yang lebih rendah. Dan bagian terakhirnya kamuu hanya tinggal memasang pompanya untuk melancarkan aliran air nutrisinya.

2. Dengan Cara Wick

Cara bertanama hidroponik ini untuk pemula yang banyak dipraktekkan adalah dengan menggunakan cara Wick, alias sumbu. Cara ini populer karena cara membuat cukup mudah. Jadi sangat mungkin para pemula yang baru belajar menanam hidroponik menggunakan cara ini.

Selain itu, alat dan bahan yang dibutuhkan juga mudah ditemuka bahkan ada barang-barang di rumah kamu dapat digunakan lagi.

Alat dan bahan yang kamu butuhkan

  • Botol plastik air mineral berukuran besar
  • Sumbu kompor yang tidak digunakan
  • Kain flanel

Cara Pembuatannya:

  • Potong botol plastik bekas yang sudah disediakan menjadi dua bagian dan beri lubang pada bagian tutup botol.
  • Gabungkan kedua bagian botol tersebut dan pastikan posisinya tepat.
  • Pasang sumbu kompor bekas tadi ataupun kain flanel pada lubang di tutup botol, dan pastikan bahwa sumpu tersebut dapat menyerap nutrisi yang dibutuhkan secara maksimal.
  • Tanam bibit tanaman yang kamu suka.
  • Isi bagian botol bawah dengan air nutrisi.

Cara Membuat Tanaman Hidroponik dengan Paralon

Tanaman Hidroponik
uponics.com

Alat dan Bahan

  • Pipa paralon
  • Net pot yang berukuran lebih kecil dari diamter paralon kamu. Jika kamu tidak memiliki net pot, maka kamu dapat menggunaka cup yang telah diberi lubang sekelilingnya menyerupai net pot
  • Penutup paralon
  • Air
  • Nutrisi khusus tanaman hidroponik
  • Media tanam untuk hidroponik (bisa kerikil atau pelet tanah liat)
  • Tanaman yang ingin ditanam hidroponik (tanaman muda yang telah memiliki akar dan daunnya dua)

Langkah Pembuatannya

  • Kamu dapat melubangi paralon sebesar diameter net pot. Jika kamu punya paralon yang cukup panjang, berilah jarang antar lubang yang satu dengan yang lain sebesar 15 cm saja. Hal ini bertujuan agar tanaman tidak tumbuh secara bebas tanpa harus desak-desakkan.
  • Tutup kedua ujung paralon tersebut dengan menggunakan tutup khusus paralon. Atau bisa juga ditutup dengann plastik agar air tigak bocor.
  • Isilah paralon tersebut dengan air, lalu tambahkan nutrisi khusus tanaman hidroponik. Air yang diisi jangan terlalu penuh nanti bisa meluat saat net pot dimasukkan ke dalam lubang pipa.
  • Tanam tanaman ke dalam cup dengan menggunakan media tanam, seperti kerikil ataupun pelet tanah liat.
  • Masukkan net pot ke dalam lubang yang sudah terbentuk, dan pastikann ujung atas net potnya tidak masuk ke dalam lubang paralon, hal ini menjagar agar tidak tenggelam.
  • Cek volume air secara berkala, jika airnya sudah berkurang maka tambahkan lagi.
  • Perikasi juga akar tanaman secara berkali, jika akarnya sudah terlalu lebat kamu dapat mengguntingnya sedikit.

Catatan:

  • Ada baiknya kamu menggunakan mesin gelembung udara, hal ini bertujuan agar nutrisi di dalam air pada paralon tidak mengendap dan terjadi siirkulasi air yang sangat baik.
  • Jika tidak ada mesin gelembunga kamu dapat mengoyang-goyangkan paralon dengan lembut setiap harinya.
  • Atau bisa juga kosongkan satu lubang. Jadikan lubang itu untuk mengocok air. Kocoklah air menggunakat tongkat atau sendok.
  • Bagi kamu yang baru mulai ada baiknya pilihlah tanaman yang mudah tumbuh. Tanaman hidroponik yang mudah tumbuh biasanya sayur-sayuran daun seperti selada, kangkung, dan bayam.

Cara Membuat Nutrisi Hidroponik

Tanaman Hidroponik
homehydrosystems.com

Saat benih siap dipindahkan dari media semai ke media tanam, nutrisi hidroponik ini harus segara disiapkan. Di dalam sistem hidroponik dikenal dengan nutrisi dengan istilah AB MIX.

AB MIX ini dapat kamu beli di toko pertanian atau online, ada juga yang masih di dalam bentuk bubuk, ada juga dalam bentuk larutan cair. Jika kamu membelinya dalam bentuk bubuk sebaiknya ikuti panduan cara melarutkannya. Biasanya panduannya tercantum di dalam kemasannya.

Ada beberapa jenis AB MIX baik untuk sayuran ataupun untuk buah. AB MIX juga terdiri dari 2 larutan cair yang terpisah, yaitu larutan A dan larutan B. Nah, kedua larutan nutrisi ini adalah larutan pekat yang dalam penggunaannya nanti harus dicampur lagi dengan air.

Takaran pencampurannya adalah sebagai berikut:

  • Larutan A 5 ml
  • Larutan B 5 ml
  • Air 1 liter
  • Campurkan ketiga bahan di atas, lalu aduk hingga tercampur sempurna.
  • Larutan nutrisi siap digunakan.

Perawatan Tanaman Hidroponik

Tanaman Hidroponik
instructables.com

Saat tanaman tumbuh besar, kebutuhan nutrisi juga semakin lama semakin besar. Hal ini juga dibutuhkan penambahan larutan nutrisi. Jika di awal campuran nutrisi adalah 5ml + 5ml + 1 ltr. Pada minggu kedua naikkan menjadi 6ml +6ml + 1 ltr. Nah, begitu seterusnya hingga tanaman siap panen.

Satu hal yang harus kamu ingat bahwa, jangan pernah biarkan larutan nutrisi di botol bagian bawah itu kosong karena dapat menyebabkan tanaman mati kekeringan. Botol yang berisi larutan nutrisi sangat rentan terkena lumut karena paparan sinar matahari.

Alternatifnya kamu dapat mengecat warna hitam. Namun, biasanya banyak yang menggunakan botol tanpa pelapis, saat pergantian nutrisi, kamu dapat membersihkan lumut-lumut yang menempel hingga bersih kembali.

Ada juga alternatif lain yaitu kamu dapat menggunakan baskom ataupun tempat plastik lainnya. Tempat atau media menempatkan rockwool berisi tanaman ini dapat kamu gunaka di pot kecil ataupun gelas air mineral yang dilubangi terlebih dahulu pada ujung bawahnya dan dipasangi sumbu atau kain flanel.

Untuk menutup baskom atau wadah plastiknya kamu dapat menggunakan styrofoam yang dilubangi sehingga pot-pot nya akan menggantung tidak menyentuh air. Nah, dengan cara inilah kamu dapat menempatkan beberapa pot tanaman sekaligus.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.