Pengertian dan Contoh Rantai Makanan

Kita semua pasti tahu bahwa manusia hidup di dunia berdampingan dengan makhluk ciptaan Tuhan lainnya. Setiap makhluk hidup memiliki aktivitas masing-masing dalam memenuhi berbagai kebutuhan hidup. Dalam bertahan hidup, setiap makhluk mempunyai caranya masing-masing.

Ketika duduk di bangku sekolah dasar, kita pasti akan diajarkan mengenai rantai makanan beserta ekosistemnya. Rantai makanan ini merupakan salah satu bab yang menarik untuk dipelajari dan diingat kembali karena termasuk kedalam fenomena yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari kita.

Rantai makanan merupakan proses makan dan dimakan antar makhluk hidup secara satu arah. Dimulai dari produsen hingga konsumen tertinggi. Dengan kata lain dapat juga diartikan bahwa rantai makanan merupakan urutan kejadian suatu makhluk hidup memakan makhluk hidup lain. Berikut penjelasan lengkapnya:

Pengertian Rantai Makanan

rantai makanan
ytimg.com

Rantai makanan adalah perpindahan energi makanan dari sumber daya tumbuhan melalui seri organisme atau melalui jenjang makanan. Dalam rantai makanan terjadi perpindahan energi dari sinar matahari yang awalnya diserap oleh tumbuhan menjadi sumber makanan agar dapat berfotosintesis melalui serangkaian organisme dalam peristiwa makan-memakan dengan arah tertentu.

Perlu kamu ketahui rantai makan merupakan bagian dari jaring-jaring makanan. Dalam suatu ekosistem terdapat jaring-jaring makanan yang saling tumpang tindih. Jaring-jaring makanan ini terbentuk dari gabungan rantai-rantai makanan.

Charles Elton merupakan seorang biologi dari Oxford pada sekitar tahun 1920-an menyadari bahwa rantai makanan bukanlah suatu unit-unit yang terisolasi. Melainkan saling bertautan dalam jaring makanan.

Struktur Trofik

Kejadian makan dan dimakan antar organisme dalam suatu ekosistem membentuk suatu struktur trofik. Struktur trofik ini terdiri dari berbagai tingkat trofik. Setiap trofik merupakan kumpulan dari berbagai organisme dan sumber tertentu.

Tingkat trofik yang pertama bernama autrotof. Autotrof merupakan organisme yang dapat membuat makanannya sendiri dengan bantuan sinar matahari. Contohnya adalah tumbuhan dan fitoplankton.

Selain itu, yang perlu kamu ketahui adalah ada juga beberapa jenis autotrof tidak menggunakan sinar matahari untuk menghasilkan makanan. Organisme semacam ini disebut kemoautotrof. Organisme ini menggunakan panas bumi seperti hidrogen sulfat untuk membantunya dalam memproses makanan. Contohnya adalah bakteri sulfur.

Urutan secara umum pada rantai makanan adalah produsen, konsumen dan pengurai. berikut ini merupakan urutan dan penjelasan dari rantai makanan:

Produsen 

Produsen merupakan makhluk hidup yang dapat membuat makanannya sendiri. Produsen biasanya mendapat bantuan sinar matahari untuk memproses makanan. Produsen merupakan salah satu sumber makan bagi makhluk lain. Semua jenis tumbuhan dan plankton merupakan produsen.

Jenis makhluk yang membutuhkan produsen sebagai bahan makanannya adalah konsumen herbivora. Herbivora biasanya memakan berbagai macam tumbuhan seperti sayuran, buah dan kacang.

Konsumen

Konsumen merupakan makhluk hidup yang mendapat sumber makanannya dari makhluk hidup lain. Konsumen ini terdiri dari beberapa tingkatan. Tingkatan 1 merupakan konsumen yang memakan produsen. Konsumen ke 2 merupakan konsumen yang memakan konsumen tingkat 1, dan seterusnya.

Konsumen tingkat ke 4 merupakan konsumen puncak dimana mereka merupakan konsumen terkuat dalam tatanan rantai makanan. Burung elang dan manusia merupakan contoh dari konsumen tingkat ke 4.

Konsumen tingkat 1 merupakan hewan pemakan tumbuhan yang biasa disebut dengan herbivora. Sementara konsumen tingkat ke 2, 3, dan 4 merupakan konsumen pemakan daging yang biasa disebut sebagai karnivora. Beberapa diantaranya merupakan omnivora atau pemakan segala, contohnya adalah manusia.

Pengurai (dekomposer)

Bakteri dan jamur merupakan golongan dari pengurai. Semua makhluk hidup yang mati tentu akan diuraikan oleh bakteri dan jamur. Tidak terkecuali pada sisa-sisa makanan. Pengurai bertugas untuk menguraikan makhluk hidup yang sudah mati atau sisa-sisa makanan sehingga menjadi hancur.

Sisa-sisa makhluk hidup yang sudah hancur akan diuraikan menjadi lebih kecil lagi sehingga dapat diserap dan menyatu dengan tanah. Hasil penguraian tersebut kemudian menjadi zat hara yang berguna bagi bakteri, jamur, dan tumbuhan. Tumbuhan membutuhkan zat hara untuk memproses makanan. Hal ini disebabkan karena zat hara dapat membuat tanah menjadi subur.

Tipe Rantai Makanan

Seorang ahli ekologi dapat merangkum adanya hubungan teoritik suatu ekosistem dengan cara membuat diagram jejaring makanan dengan anak panah yang mengaitkan spesies berdasarkan siapa memakan siapa. Berikut ini merupakan tipe-tipe rantai makanan dan contoh rantai makanannya menggunakan anak panah:

  • Rantai Perumput
Rantai makanan
kidskunst.info

Tipe ini adalah yang awal dari rantai makanan yang dimulai dari tumbuhan atau produsen. Kemudian urutannya adalah tumbuhan sebagai tingkat pertama, sedangkan herbivora menjadi tingkat kedua dan tingkat yang terakhir adalah karnivora. contohnya adalah rumput -> kelinci ->ular -> elang.

  • Rantai Parasit

Tipe ini merupakan rantai makanan dimana organisme kecil yang memakan organisme besar. Contohnya adalah sapi -> kutu -> burung jalak -> elang.

  • Rantai Detritus

Pada tipe rantai ini, awal mula rantai makanan dimulai dari organisme pengurai. Hasil uaraian yang busuk dimakan oleh organisme kecil seperti rayap, cacing, semut, dan sebagainya. Contoh rangkai makanannya adalah sampah kayu -> rayap -> ayam -> ular.

Rantai Makanan Berdasarkan Ekosistemnya

Berikut ini merupakan rantai makanan yang di urut berdasarkan tempat atau ekosistemnya:

  • Rantai Makanan di Darat

Tumbuhan (produsen primer) -> herbivora (konsumen primer) -> karnivora (konsumen sekunder) -> karnivora (konsumen tersier) -> karnivora (konsumen kuartener) -> dekomposer (pengurai).

Contoh rantai makanan pada ekosistem yang ada di darat adalah rumput -> rusa -> harimau -> singa.

  • Rantai Makanan di Laut

rantai makanan
wixmp.com

Fitoplankton (produsen premier) -> zooplankton (konsumen primer) -> karnivora (konsumen sekunder) -> karnivora (konsumen tersier) -> karnivora (konsumen kuantener -> dekompoder (pengurai).

Contoh rantai makanan dari ekosistem laut adalah rumput laut -> cumi-cumi -> anjing laut -> paus besar.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.