Pentingnya Mengetahui Penyebab Asam Urat, Gejala, dan Pencegahannya

Banyak orang yang menganggap bahwa asam urat ini merupakan penyakit yang hanya menyerang orang tua atau lansia saja. Perlu diketahui, penyakit ini tidak memandang usia, setiap orang bisa saja terkena penyakit otot yang satu ini baik tua maupun muda.

Pria lebih beresiko terserang penyakit asam urat daripada wanita. Penyakit asam urat pada pria biasa terjadi pada usia 30-50 tahun. Sedangkan pada wanita, biasanya penyakit encok menyerang di masa menopause. Di usia remaja dan anak-anak, penyakit ini masih jarang sekali terjadi.

Menurut sebagian besar riset, jempol kaki merupakan bagian yang paling sering terkena asam urat. Selain itu, penyakit ini juga dapat mempengaruhi sendi lain di kaki, seperti pergelangan kaki, telapak kaki dan juga lutut. Rasa linu dari asam urat juga terkadang terjadi di lengan, seperti pergelangan tangan, siku dan tangan.

penyebab asam urat
medicalnewstoday.com

Asam Urat Menurut Medis

Secara medis penyakit asam urat merupakan penyakit yang diakibatkan oleh penumpukan kristal-kristal asam urat yang berasal dari kelebihan kadar asam urat dalam darah. Hal ini dapat diakibatkan oleh proses yang tidak seimbang dari ginjal.

Ketika ginjal mengeluarkan zat makanan yang mengandung kadar asam urat berlebih, maka akan diedarkan juga ke seluruh bagian sendi sehingga menyebabkan nyeri. Hal inilah yang menyebabkan penyakit asam urat memiliki keterkaitan erat dengan penyakit ginjal.

Penyakit asam urat merupakan penyakit yang tergolong berbahaya dan harus ditangani secara cepat. Hal ini dikarenakan penyakit asam urat merupakan penyakit yang cukup mengganggu karena serangan datang pada bagian sendi membuat penderita menjadi sulit beraktifitas.

Perlu kamu ketahui, penyakit asam urat yang kronis membuat beberapa bagian tubuh menjadi tidak berfungsi dengan baik. Kamu perlu menyehatkan bagian ginjalmu agar asam urat tidak menyerang dan mengganggu dalam setiap aktifitas.

Penyebab Asam Urat

Penyebab sakit asam urat adalah tingginya kadar asam yang dikeluarkan oleh ginjal dalam tubuh. Dalam keadaan normal, zat ini akan dikeluarkan melalui urin dan tinja ketika seseorang buang air besar atau kecil. Orang yang memiliki sakit asam urat sulit mengeluarkan zat ini sehingga menggumpal menjadi kristal pada sendi-sendi.

Penyebab zat asam urat terlalu tinggi dalam tubuh adalah terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung purin. Purin merupakan zat kimia yang diproduksi oleh tubuh secara alami namun, terkandung juga di dalam beberapa macam makanan.

Ketika seseorang mengonsumsi makanan yang mengandung purin, tubuh akan mengubahnya menjadi zat asam urat. Semakin banyak mengonsumsi makanan yang mengandung purin, semakin beresiko juga seseorang terkena penyakit asam urat.

Tanda dan Gejala Asam Urat

Gejala dan tanda-tanda penyakit asam urat adalah sebagai berikut:

  • Sendi bengkak dan lunak
  • Sendi kemerahan
  • Nyeri sendi parah dan mendadak, yang sering pertama terjadi di pagi hari
  • Rasa panas di sekitar sendi

Gejala-gejala ini biasanya muncul secara tiba-tiba. Rasa nyeri yang datang juga tidak dapat diprediksi dan biasanya terjadi di malam hari. Gejala asam urat yang ringan terjadi hanya beberapa jam dalam satu sampai dua hari. Namun, bagi penderita akut, sakit ini bisa berlangsung selama berminggu-minggu.

Gejala sakit encok yang parah dapat terjadi pada 6 sampai 12 bulan dengan intensitas yang berbeda di setiap harinya. Jika kamu mengalami hal ini, segera periksa dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih serius dan intensif.

Tahapan Penyakit Asam Urat

  • Tahap 1

Tahap ini menunjukan jika kadar asam urat sudah naik dalam darah, pada tahap ini biasanya belum ada gejala dan tanda-tanda yang muncul pada penderita. Biasanya orang yang mengalami hal ini, baru akan merasakan gejalanya setelah terserang penyakit batu ginjal.

  • Tahap 2

Di tahap dua, asam urat yang terlalu tinggi telah berbentuk kristal-kristal yang bersarang biasanya di sendi jari kaki. Di tahap ini seseorang mulai merasakan nyeri pada sendi, hanya saja belum berlangsung lama. Rasa nyeri tersebut juga akan hilang dengan sendirinya dan dapat kambuh di lain waktu.

  • Tahap 3

Tahap ketiga merupakan tahap sakit yang serius sehingga sakit yang dirasakan pun tidak kunjung sembuh. Sakit yang dirasakan tidak hanya berlangsung pada satu sendi saja, melainkan ke bagian-bagian sendi yang lain. Sakit ini dapat berlangsung 6 sampai 12 bulan.

Di tahap ini akan muncul gumpalan-gumpalan asam urat yang sudah berbentuk kristal di bawah kulit. Tahap ini merupakan tahap yang parah sehingga dapat merusak tulang-tulang rawan. Cukup jarang orang yang menderita sampai tahap ini, biasanya mereka hanya menderita di tahap satu dan dua saja.

penyebab asam urat
hellosehat.com

Diagnosis dan Obat

Gejala penyakit asam urat ini dapat mengecoh karena mirip dengan gejala penyakit lainnya. Terkadang, ada orang yang memiliki jumlah asam urat yang tinggi tetapi tidak merasakan gejala nyeri sendi. Jika kamu mencurigai diri terkena asam urat, berikut ini merupakan beberapa pemeriksaan yang dianjurkan oleh dokter:

  • Tes Darah

Tes ini bertujuan untuk mengetahui apakah jumlah asam uratnya tinggi atau tidak di dalam darah. Tes darah biasanya dilakukan dengan mengambil sedikit dari sample darah untuk di bawa ke laboratorium dan diteliti jenis penyakit apa yang ada pada diri seseorang.

  • Tes Cairan Sendi

Pemeriksaan ini dilakukan dengan cara mengambil cairan sendi yang bengkak menggunakan jarum suntik. Pengambilan cairan ini akan sedikit sakit, namun tidak berlangsung lama.

  • Tes Urin

Selain melakukan tes darah, zat kimia ini akan dilihat kadarnya di dalam urin. Bila tidak normal, maka sangat mungkin seseorang mengalami asam urat. Biasanya tim medis akan meminta kamu memasukan sample urin kedalam tabung kecil yang telah disediakan.

  • Rontgen

Penderita asam urat perlu melakukan rontgen untuk melihat lebih jauh penyebab peradangan yang terjadi pada sendi. Melalui Rontgen ini dapat dilihat seberapa banyak gumpalan dan kristal zat asam urat yang menumpuk pada sendi-sendi.

  • CT-scan

Pemeriksaan ini dapat mendeteksi di mana lokasi tumpukan kristal berada, meskipun tidak menimbulkan gejala. Alat scan ini tetap mampu mendeteksi dimana letak tumpukan kristal walaupun seseorang merasa sehat dan tidak merasakan berbagai macam gejala nyeri asam urat.

Cara Mengubah Gaya Hidup Agar Terhindar dari Asam Urat

  • Konsumsi Obat Alami

Mengonsumsi obat herbal atau alami seperti cuka apel, jahe, dan lemon mampu membantu mengobati asam urat.

penyebab asam urat
medicalnewstoday.com
  • Pantau Kadar Asam Urat

kamu harus memiliki alat pengukur kadar asam urat. Saat ini setiap orang dapat mengukur kadar asam uratnya sendiri menggunakan alat yang telah disediakan. Jika tidak memiliki alat, kamu bisa datang ke puskesmas atau rumah sakit terdekat. Kadar asam urat yang normal adalah di bawah 6 mg/dL untuk perempuan dan laki-laki di bawah 7 mg/dL.

  • Olah Raga Teratur

Olah raga yang teratur akan mengendalikan asam urat yang ada dalam tubuh. Setidaknya kamu perlu 30 menit berolah raga selama 5 hari dalam seminggu dengan intensitas yang sedang untuk menghindarkan dari nyeri asam urat.

  • Menjaga Berat Badan dengan Diet yang Tepat

Kamu perlu mengontrol asupan makan kamu untuk menjaga kadar asam urat dan berat badan. Hindari makanan yang mengandung purin seperti seafood, daging merah, makanan manis yang mengandung gula, alkohol dan jeroan.

  • Meminum Banyak Air Putih

Banyak meminum air putih terbukti mampu melunturkan lemak dan menjaga kesehatan badan. Dengan minum air minimal delapan gelas per hari akan membantu mengangkut zat gizi dan juga zat yang sudah tidak terpakai dalam tubuh. Para ahli percaya, air juga mampu membantu tubuh membuang zat asam urat dalam tubuh.

  • Obat Asam Urat Dari Dokter

Cara mengatasi asam urat di rumah lainnya adalah patuh minum obat. Jika seseorang telah didiagnosis mengalami asam urat tinggi dan diberikan obat khusus oleh dokter, minumlah obat sesuai petunjuk yang diberikan secara teratur.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.