Neraca Saldo, Bentuk dan Prosedur Pembuatannya

Untuk anak-anak akuntansi, baik yang duduk di SMA/sederajat atupun mahasiswa pasti tidak asing lagi dengan neraca saldo. Neraca saldo sering kita temui di buku besar akuntansi. Untuk anak-anak selain jurusan akuntansi, mungkin terasa sedikit asing, maka dari itu, marilah simak prolog di bawah ini.

Bagaimana caranya agar kita yakin bahwa kita tidak membuat kesalahan dalam melakukan posting atau pemindah bukuan ke kolom debit dan kredit buku besar? Salah satu caranya adalah dengan menentukan kesamaan antara jumlah debit dan kredit dalam buku besar. Kesamaan ini harus terbukti dalam neraca saldo.

Dalam sistem akuntansi ada beberapa siklus akuntasi yang harus dilakukan oleh perusahaan baik perusahaan dagang maupun perusahaan jasa. Sistem akuntansi berguna sebagai laporan keuangan beserta kegiatan yang terjadi pada setiap kegiatan yang ada pada perusahaan.

Pada umumnya sistem akuntansi pada perusahaan barang maupun perusahaan jasa tidak memiliki perbedaan yang spesifik atau khusus. Perbedaan hanya terletak pada kegiatan yang ada pada perusahaan barang ataupun jasa yang juga turut membuat sedikit perbedaan pada siklus maupun akun dalam sistem akuntansinya.

Akuntansi bisnis didasarkan pada sistem pembukuan berpasangan. Hal ini berarti bahwa setiap jurnal harian yang dibuat oleh perusahaan harus memiliki jumlah yang sama dalam posisi yang berlawanan (yang satu di posisi debit dan yang lainnya di posisi kredit).

Jumlah yang sama dalam posisi yang berlawanan harus selalu mengacu kepada buku besar (ledger). Maksudnya, setiap jurnal harian yang valid harus tercantum di dalam buku besar perusahaan. Apabila jurnal harian yang valid tidak masuk atau tidak terangkum dalam buku besar perusahaan, maka perusahaan tidak memiliki data untuk menyusun laporan keuangan atau akan kesulitan dalam menyusun laporan keuangan.

Di samping itu, perusahaan tidak dapat menganalisis transaksi keuangan perusahaan untuk memprediksi transaksi keuangan yang akan terjadi pada periode yang akan datang. Untuk memastikan keseimbangan buku besar inilah maka disiapkan neraca saldo.

Pengertian Neraca saldo

Neraca saldo (trial balance) atau disebut juga neraca percobaan adalah daftar akun beserta saldonya pada satu waktu tertentu. Neraca saldo merupakan pengelompokan saldo akhir di dalam buku besar atau daftar yang berisi kumpulan seluruh rekening atau perkiraan buku besar dan biasanya disiapkan pada akhir periode atau dapat juga disiapkan kapan saja.

neraca saldo
andreanushendijefri.blogspot.com

Untuk mempersiapkannya, saldo tiap perkiraan harus ditentukan terlebih dahulu. Urutan akun yang dicantumkan pada neraca saldo sesuai dengan urutan yang terdapat dalam buku besar, dimana saldo debit ditunjukkan pada kolom sebelah kiri dan saldo kredit ditampilkan pada kolom sebelah kanan, sehingga total dari kedua kolom itu harus sama.

Tujuan Neraca Saldo

Tujuan utamanya adalah untuk membuktikan kesamaan matematis dari debit dan kredit setelah posting atau pemindah bukuan dilakukan. Berdasarkan sistem berpasangan, kesamaan ini akan terjadi apabila jumlah saldo debit sama dengan jumlah saldo kredit.

Juga berguna untuk mendeteksi kesalahan-kesalahan dalam pembuatan ayat jurnal dan posting, di samping bermanfaat untuk menyusun laporan keuangan, dalam neraca saldo terdapat hampir semua perkiraan pendapatan dan beban perusahaan. Dikatakan hampir semua, karena masih ada pendapatan dan beban yang mempunyai pengaruh lebih dari satu periode akuntansi.

Itulah sebabnya neraca ini disebut dengan neraca saldo yang belum disesuaikan. Untuk itu, diperlukan jurnal penyesuaian.

Saldo setiap rekening disusun berurutan dari rekening neraca dan rekening laba rugi sebagai berikut:

1. Aktiva lancar

2. Aktiva tetap

3. Aktiva lain-lain

4. Utang lancar

5. Utang tidak lancar

6. Ekuitas

7. Pendapatan operasi

8. Pendapatan non operasi

9. Beban operasi

10. Beban non operasi

Fungsi Neraca Saldo

Neraca saldo yang berguna sebagai bahan evaluasi karena menyajikan ringkasan daftar dari saldo-saldo akun yang berasal dari buku besar (the ledger) memiliki fungsi sebagai berikut:

1. Fungsi Persiapan

Berfungsi untuk mempersiapkan pembuatan laporan akhir keuangan pada suatu perusahaan baik perusahaan barang atau jasa.

2. Fungsi Pencatatan

Fungsi pencatatan merupakan fungsi utama dari penerapan ilmu akuntansi dalam penyajian data pada perusahaan baik perusahaan barang atau jasa. Setiap data-data pada setiap akun rekening akan dibuat catatannya oleh neraca saldo dengan penyajian yang ringkas.

3. Fungsi Koreksi

Merupakan laporan keuangan yang berguna sebagai bahan evaluasi sebelum pembuatannya, hal yang dilakukan terlebih dahulu dilakukan yaitu melakukan koreksi terhadap seluruh catatan serta siklus akuntansi. Inilah yang dimaksud dengan fungsi koreksi.

5. Fungsi Monitoring

Catatan yang berisi tentang ringkasan data pada setiap akun selain berfungsi sebagai informasi juga dapat berfungsi sebagai monitoring keuangan dalam perusahaan baik perusahaan barang atau jasa.

Manfaat Neraca Saldo

Manfaat dari penyusunannya bagi suatu perusahaan adalah:

1. Dapat memudahkan melakukan pengecekan terhadap kebenaran buku besar yang telah dibuat. Ketika jurnal buku besar yang dibuat dengan benar sebagai dasar penyusunannya, maka jumlah total angka kolom debet dan kredit yang muncul di neraca akan menunjukkan jumlah saldo yang ballance (sama). Dengan demikian neraca saldo dapat dianggap benar.
2. Bermanfaat sebagai sumber pembuatan kertas kerja (neraca lajur) dan sebagai dasar penyusunan laporan keuangan perusahaan.

Bentuk Neraca Saldo

Format Neraca Saldo

Format atau bentuk yang sederhana memiliki 4 kolom utama, diantaranya kolom kode (nomor) akun, kolom nama akun (keterangan), kolom debet dan kredit seperti gambar berikut ini:

neraca saldo
dwiema1997.wordpress.com

Keterangan:

1. Kolom kode (nomer) akun

Kolom tersebut berisi berbagai kode akun dari setiap akun yang terdapat dalam buku besar perusahaan tersebut. Nomer atau kode akun harus ditulis secara sistematis atau urut mulai dari kode 1 yang menunjukkan kode akun Harta sampai kode 4 yang menunjukkan kode akun beban.

2. Kolom nama akun

Kolom berikut berisi berbagai nama akun yang tercantum dalam buku besar perusahaan. penulisan dalam neraca saldo di urutkan dari golongan akun harta, akun hutang, akun modal, akun pendapatan dan yang terakhir adalah akun beban.

3. Kolom debit

Kolom berikut berisi saldo dari setiap akun yang memiliki saldo debet sesuai dengan buku besar.

Prosedur Pembuatan

  1. Membuat daftar judul akun beserta saldonya.
  2. Menjumlahkan kolom debit dan kredit.
  3. Membuktikan kesamaan antara kedua kolom itu.

Periode pembuatan tidak terpaku dalam kurun waktu satu tahun. Periode pembuatannya dapat dibuat setiap hari, minggu, bulan, triwulan, kuartal, maupun semester. Penentuan periode pembuatannya didasarkan pada kebijakan perusahaan, pemilik perusahaan, maupun kebutuhan akan informasi keuangan. Apabila informasi keuangan dibutuhkan per bulan, maka harus disiapkan per bulan.

Pada umumnya, periode pembuatannya dilakukan paling lambat setiap akhir tahun (setahun sekali), karena pada akhir tahun, perusahaan harus membuat laporan keuangan yang dasarnya berasal dari neraca saldo. Laporan keuangan ini dibutuhkan oleh pemerintah untuk menghitung pajak penghasilan perusahaan serta pihak lain yang membutuhkan laporan keuangan tersebut sebagai salah satu data dalam mengambil keputusan bisnis.

Contoh Neraca Saldo Perusahaan

Berikut ini adalah sebagai gambaran atau contoh dari neraca saldo perusahaan yang dibuat dari buku besar Teddy Fab Inc. Disajikan berikut ini dalam ilustrasi, perhatikan bahwa total debit sebesar (US$472,100) sama dengan total kredit (US$472,100).

neraca saldo
akunthink.blogspot.com

Neraca saldo tidak membuktikan bahwa semua transaksi telah dicatat atau buku besar telah benar. Berbagai kesalahan masih mungkin ada sekalipun kedua kolom dalam neraca telah sesuai.

Sebagai contoh, neraca saldo mungkin saja terlihat seimbang sekalipun:

  1. Sebuah transaksi belum dicatat
  2. Ayat jurnal yang tepat belum dipindahkan
  3. Suatu ayat jurnal dipindahkan dua kali
  4. Akun-akun yang salah digunakan dalam pembuatan ayat jurnal atau posting
  5. Kesalahan yang saling menghilangkan telah dibuat dalam mencatat jumlah transaksi

Dengan kata lain, sepanjang saldo debit dan kredit yang dipindahkan sama, walaupun ke akun atau dengan jumlah yang salah, namun total debit akan sama dengan total kredit. Informasi yang berasal dari neraca yang disesuaikan menjadi dasar untuk menyiapkan laporan keuangan suatu entitas usaha.

Jadi, neraca yang belum disesuaikan belum layak digunakan sebagai dasar penyusunan laporan keuangan suatu entitas usaha, karena akan memberikan informasi yang tidak benar dan menyesatkan bagi para pemakai laporan keuangan, di antaranya adalah pengusaha atau pemilik entitas usaha tersebut.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.