Serunya Naik Kereta Api ke Surabaya

Berpiknik ke Surabaya bisa jadi ide menarik. Untuk siapa saja yang sudah atau pun belum pernah mengunjungi kota Pahlawan ini. Kota terbesar kedua di Indonesia ini menjadi pusat bisnis dan pendidikan yang pesat di tengah Indonesia.

Nah, mengunjungi Surabaya menggunakan kereta api bisa menjadi ide yang sangat bagus. Surabaya mempunyai dua stasiun besar yang kerap disinggahi, atau dijadikan sebagai tempat transit oleh para pengunjungnya. Yaitu stasiun Gubeng dan stasiun Surabaya Pasar Turi. Perbedaannya? Stasiun Gubeng terletak di pusat kota Surabaya.

Sebenarnya perbatasan antara Surabaya pusat dan Selatan. Namun relatif dekat ke fasilitas kota Surabaya. Banyak hotel dan tempat hiburan yang dekat dengan Stasiun Gubeng. Sedangkan Stasiun Surabaya Pasar Turi sendiri, terletak di Surabaya Utara, yang lekat dengan suasana kota tua.

Suasana Surabaya
phinemo.com

Semua bangunan lama dengan gaya Belanda, kampong arab, pecinan, pun Tugu Pahlawan dan berbagai museum terletak tidak jauh dari sini. Oleh karena itu, sampai ke Surabaya dari mana saja dengan tiket resmi PT KAI menjadi treasure hunt tersendiri. Namun, bila diniati untuk melancong sebagai wisatawan domestik, supaya tidak lupa membuat itinerary tersendiri.

Tentu saja bair tahu destinasi mana saja yang ingin didatangi dalam beberapa hari ke depan. Banyak rute kereta api yang singgah dan melewati Surabaya. Jadi jangan khawatir bila anda hendak berkunjung naik kereta. Mulai dari kelas eksekutif hingga ekonomi, kita bisa memilih sesuai dengan kebutuhan kita.

Dan sebenarnya, untuk kelas ekonomi pun PT KAI sudah sangat memperbaiki pelayanannya. Dengan harga miring, kita sudah mendapatkan tempat duduk yang nyaman, AC, dan kamar mandi yang bersih. Nah, sebelum membeli tiket kereta, yang harus dicatat adalah kereta yang singgah dan kereta yang melewati Surabaya saja.

Perbedaannya, kereta api yang singgah bisa masuk dalam peron selama 30-60 menit. Artinya waktu tunggu penumpang lama. Kereta akan berangkat dari stasiun sesuai dengan waktu yang dijadwalkan. Kereta yang singgah di Surabaya pun sangat banyak. Mulai dari Jayabaya, Pasundan, Turangga, Logawa, Mutiara Timur, Mutiara Selatan, Bima, Wijaya Kusuma, dan Bangunkarta.

Sedangkan, kereta yang melewati Surabaya, mereka hanya akan transit sebentar dalam hitungan menit. Artinya, penumpang harus lebih aware dan bergegas menuju kereta tersebut. Nah, banyak rute yang menawarkan kereta api yang hanya melewati Surabaya.

Rasanya, hampir semua rute. Namun lebih baik kita langsung cek saja ke website KAI lebih lengkapnya. Karena ke Surabaya dari mana saja dengan tiket resmi PT KAI sudah mendapatkan jaminan keamanan. Kita pun bisa refund tiket bila mendadak harus membatalkan perjalanan ke suatu tempat.

Setelah tentang rute kereta api sudah jelas, sekarang kita akan coba mengulas sedikit tentang beberapan destinasi wisata di Surabaya. Sebenarnya begini, bila anda adalah orang yang pergi ke Surabaya dengan tujuan menikmati wisata metropolisnya, dimana banyak mal dengan brand global, maka disarankan supaya anda naik kereta dengan tujuan Surabaya Gubeng.

Karena stasiun ini lebih dekat dengan pusat perbelanjaan Surabaya. Namun ada juga sentra mal besar yang terletak di Surabaya Barat. Dimana ada mal besar milik Pakuwon Group yang menjadi satu dengan trade center, hotel berbintang, apartemen, dan berbagai pusat kuliner. Sedangkan di pusat Surabaya sendiri, anda bisa menemukan Tunjungan Plaza 1 sampai 6, dan banyak mal lainnya.

Tapi, bila ingin ke Surabaya untuk menikmati wisata heritage seperti museum, rumah HOS Cokroaminoto, WR Supratman pencipta Indonesia Raya, Tugu Pahlawan dan berbagai wisata lainnya, anda bisa datang menggunakan kereta yang menuju Surabaya Pasar Turi.

Di Surabaya utara, banyak sekali museum yang bisa anda kunjungi. Mulai dari museum Tugu Pahlawan, museum pendidikan, museum kesehatan, House of Sampoerna, museum Bank Indonesia, dan banyak lagi. Baru-baru ini, Surabaya juga mem-branding beberapa kampungnya yang mempunyai nilai sejarah.

Misalnya kampong eks Dolly yang tadinya adalah tempat prostitusi, sekarang disulap menjadi sentral UMKM dengan berbagai kerajinan dan makanan yang dibuat oleh warga sekitar.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.